Beberapa Hal yang Harus Dilakukan Ketika Mengadopsi Kucing Liar

Referensi kesukaan kucing setiap orang beda-beda. Ada yang suka kucing peranakan khusus, ada yang suka kucing ras umum seperti kucing domestik. Semua jenis kucing memiliki tingkah yang serupa, dan tentu saja kesemuanya lucu. Yang membedakan di antaranya adalah biaya perawatan, beberapa jenis kucing butuh biaya lebih untuk perawatan khusus.

Beberapa orang lebih suka mengadopsi dan memelihara kucing domestik karena dinilai tahan banting, perawatan cukup mudah, biaya pemeliharaan yang relatif lebih murah, dan yang paling penting adalah mudah ditemukan di mana-mana. Liat saja sekitar lingkungan ketika, pasti sekali atau dua menemukan kucing domestik segala umur liar tanpa pemilik.

Nah, jika kamu berniat untuk menjadi salah satu pengasuh dari kucing liar domestik tersebut, pastikan beberapa hal ini dilakukan agar ke depannya tidak menimbulkan masalah buat si kucing dan pemilik barunya.

Persiapkan Kebutuhan Kucing

Kita tidak ingin memiliki kucing yang hanya mampir singgah di rumah, tapi juga menjadikan rumah yang nyaman buat ditinggali kucing. Maka dari itu, beberapa persiapan harus disediakan sebelum kucing tinggal di rumah, seperti makanan, litter box, mainan, alas tidur, dan lain sebagainya.

Perkenalkan Kucing dengan Lingkungan Baru

Bawalah kucing ke rumah baru, lingkungan baru yang akan banya dia diami di masa akan datang.

Dalam masa ini, cobalah untuk lebih dekat dengan kucing agar dia bisa mengenal kita. Jangan terlalu sering bersentuhan secara langsung dengan kucing. Kita tidak tahu persis hal buruk apa yang dibawa oleh kucing. Fatal akibatnya jika sampai berakibat buruk pula bagi pemiliknya.

Bersihkan Kucing

Kucing takut air, jadi jangan langsung dimandikan ketika mengadopsi kucing baru. Apalagi jika umurnya masih terlalu mudah, di bawah tiga bulan.

Kita paham, bahwa kucing liar yang kita pungut memang sedikit lebih kotor dari kucing rumahan. Ada cara alternatif untuk membersihkan kucing tanpa membuat dia ketakutan, misal melap bagian bulu yang kotor. Untuk kotoran yang membandel, bisa menggunakan lap basah dan tak perlu membasahi secara langsung ke tubuh kucing.

Sembari memersihkan kucing, perharikan juga tubuhnya secara saksama. Apakah kucing jamuran atau terdapat luka-luka pada bagian kulitnya?

Periksa juga juga bagian anusnya. Hal ini memang nampak menjijikkan, tapi percayalah dengan memeriksa anus kucing, kamu bisa mengetahui apakah kucing sedang diare atau tidakk.

Bawa ke Dokter Hewan

Sebelum dibawa ke dokter hewan, pastikan kucing sudah terbiasa dengan lingkungan rumah dengan durasi minimal dua hari.

Membawa kucing ke dokter hewan berfungsi untuk mengetahui keadaan fisik si kucing seperti umur, berat badan, serta beberapa kondisi buruk yang ada pada kucing. Hal ini penting apalagi jika kamu kurang berpengalaman dengan kucing.

Cacingan

Karena kehidupan sebelumnya kurang terawat, umumnya kucing memiliki beberapa masalah pada badannya.

Yang paling umum biasanya kucing cacingan. Di pemeriksaan pertama, mintalah dokter untuk memberikan obat cacing jika memungkinkan. Tanyakan juga, apa yang harus dilakukan ke depannya agar kucing terus sehat.

Bersihkan Kutu & Jamur

Selanjutnya yang cukup menganggu adalah kutu dan jamur. Khusus untuk kutu, penanganannya cukup mudah, hanya butuh beberapa tetes obat kutu dan kutu (sampai telurnya) akan hilang dalam hitungan hari. Perhatikan juga dosis obat kutu karena obat ini berbahaya dan keras.

Terapi pembersihan jamur cukup memakan waktu. Dibutuhkan ketelatenan si pemilik kucing agar jamur bias segera hilang sepenuhnya. Dokter akan memberikan instruksi apa saja yang sekiranya efektif untuk menghilangkan jamur.

Vaksin

Terakhir, pastikan juga pemeriksaan untuk parasit dan virus, khususnya parasit yang membawa toksoplasma.

Jika umur kucing di bawah satu tahun, alangkah baiknya (dan memang seharusnya) untuk memberikan vaksin pada kucing tersebut. Di umur tersebut, kucing sangat rawan kena serangan virus, apalagi sebagain hidupnya lebih banyak di luar rumah dengan kondisi yang belum tentu bersih dan higienis.

Steril

Steril masih menjadi pro kontra di kalangan pecinta hewan. Tapi apapun itu, disarankan untuk mensteril kucing yang kamu miliki. Hal ini untuk mengerem pertumbuhan populasi kucing liar yang tak terkontrol di lingkungan kita.

Tinggalkan Balasan