Pengorbanan Pemilik Kucing yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang

Banyak orang suka kucing, tapi tidak semuanya memelihara kucing. Banyak pula yang yang tahu kelucuan dan sifat (lainnya) kucing, tapi  tidak semua tau betapa sebenarnya memelihara kucing itu merepotkan bagi pemiliknya.

Karena kucing termasuk hewan yang pemalas namun mandiri, sebagian besar orang beranggapan kalau memelihara kucing hanya cukup dengan memberinya makan, kemudian membiarkannya melakukan banyak hal sesuka dirinya. Pada nyatanya, tidak sesederhana itu. Ada banyak hal yang harus dilakukan agar kucing tetap bahagia serta pemiliknya tetap nyaman.

Lantas, kerepotan apa saja yang dialami oleh pemilik kucing agar kucing dan pemiliknya tetap selalu nyaman di rumah?

Kucing Merusak dan Mencakar Benda-benda di Rumah, Tugas Pemilik untuk Melatihnya

Karena diliputi rasa penasaran yang tinggi, kucing seringkali bermain dengan benda-benda yang ada di rumah. Beberapa barang seringkali pecah karena dijatuhkan kucing. Hal paling menjengkelkan adalah beberapa perabotan seperti sofa seringkali jadi sasaran cakaran untuk mengasah kuku kucing.

Bagi sebagian pemilik, mereka bisa mafhum karena memang itu sudah sifat natural kucing. Tapi bagi beberapa pemilik lain, hal ini tidak bisa dibiarkan.

Penggaruk kuku kucing. Sumber gambar.

Maka sudah sepatutnya pemilik melatih kucingnya agar tidak melakukan hal-hal yang sekiranya dapat merusak benda-benda di rumah. Tentunya, melatih kucing tidak gampang perlu konsistensi agar kucing paham betul mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.

Membersihkan Litter Box Setiap Hari

Kucing merupakan salah satu hewan yang higienies. Buang airnya pun tidak sembarangan. Umumnya, kucing rumahan disediakan litter box berisi pasir untuk buang air besar dan air kecil.

Litter box. Sumber gambar.

Karena kapasitas litter box terbatas, tentunya kotoran kucing akan menumpuk karena dipakai setiap hari. Alhasil, kucing tidak mau lagi menggunakan litter box. Di sinilah peran pemilik kucing berlanjut, yaitu membersihkan litter box agar bisa digunakan kapan saja buat si kucing.

Tentunya, membersihkan litter box tidak hanya berguna buat kucing, tapi juga bermanfaat untuk pemilik kucing agar menjaga ruangan senantiasa bebas bau dan tetap bersih.

Membersihkan Bulu di Mana-mana

Salah satu risiko memelihara hewan berbulu (apalagi kucing bulu panjang) adalah bulunya yang sering rontok dan beterbangan ke mana-mana. Bulu yang terlepas dari kulitnya sebenarnya wajar, karena bulu juga mengalami regenerasai sama halnya seperti bulu dan rambut pada manusia.

Yang jadi masalah adalah bulu-bulu ini mengotori hampir seisi rumah, beterbangan di sekitar rumah, serta menempel di sofa & karpet. Membersihkan bulu kucing tidak semudah membersihkan debu biasa. Perlu peralatan khusus untuk membersihkannya.

Semisal, untuk membersihkan bulu kucing di lantai, tidak cukup hanya disapu karena akan menyebabkan bulu-bulu tersebut makin beterbangan. Kita butuh vacuum cleanar untuk memastikan bulu terhisap dan tidak menyebar ke mana-mana.

Lint roller. Sumber gambar.

Contoh lain misalnya, untuk membersihkan bulu di karpet, kita bisa menggunakan sikat khusus atau lint roller agar bulu yang menempel dapat diangkat sepenuhnya.

Menyiapkan Makanan Berkualitas

Memberi makan kucing saja gampang. Tapi menyiapkan makanan yang bergizi tinggi sesuai dengan kebutuhannya itu yang tidak mudah.

Ada banyak toko hewan yang menyediakan makanan kucing instan, baik dalam bentuk yang kering maupun yang basah. Tentunya, kita butuh biaya ekstra untuk mendapatkan makanan dengan kualitas tinggi. Semakin baik kualitas makanan, semakin sehat kucing yang dipelihara.

Raw food. Sumber gambar.

Beberapa pemilik lebih suka menyelingi makanan harian dengan  meramu raw food. Raw food dinilai lebih bergizi dan disukai kucing serta bisa diolah dengan harga yang lebih murah. Imbas dari membuat sendiri makanan kucing adalah waktu yang dikorbankan jauh lebih banyak, bahkan hanya untuk sekali makan kucing.

Risiko Kesehatan yang Ada di Setiap Sudut Rumah

Ketika mulai berkomitmen memelihara kucing, itu artinya pemilik siap menanggung risiko yang ditimbulkan akibat kucing yang diasuhnya.

Salah satu penyakit yang cukup sering kita dengar adalah parasit toksoplasma yang bersumber dari kotoran dengan medium kucing.

Hal lainnya yang berbahaya bagi manusia adalah rabies yang diderita oleh kucing. Serta beberapa hal yang menular ke manusia seperti scabies, ring worm, bakteri akibat cakaran kucing, alergi bulu, dan lain sebagainya.

Maka, pastikan selalu kita menjaga kesehatan kucing agar terhidan dari beberapa penyakit yang dapat membahayakan manusia serta kucing tersebut.

Menjaga Kesehatan Kucing

Ini bagian terpenting dalam memelihara kucing.

Menjadi kucing yang sehat dan selalu bahagia menjadi harapan bagi setiap pemilik. Ada banyak cara agar kucing tetap selalu sehat.

Kesehatan kucing bisa dimulai dari menyediakan makanan serta lingkungan tumbuh kembang si kucing.

Perawatan rutin (mingguan & bulanan) juga diperlukan untuk memastikan bahwa kucing senantiasa dalam keadaan normal. Seperti pemberian obat cacing, kutu, serta pencegahan jamur. Pastikan juga kucing memang dalam keadaan sehat dengan membawanya ke dokter hewan untuk diperiksa.

Terakhir, Penting untuk memvaksin kucing sedari kecil agar terhindar dari serangan virus berbahaya.

***

Bagi orang yang tidak memelihara kucing, hal di atas memang terlihat sangat merepotkan dan mengerikan bagi mereka.

Bagi pemilik kucingpun, hal tersebut memang merepotkan. Apalagi dilakukan hampir setiap hari, menguras tenaga dan biaya pula. Tapi, melihat kucing bisa hidup dengan sehat dan bahagia, pengorbanan di atas tidak apa-apanya dengan imbal balik yang didapat oleh kucing untuk pemiliknya.

Tinggalkan Balasan